Sunday, May 29, 2016

Kalah di Final Simaeone Pertimbangkan Masa Depannya



Seputar Bola dan Olahraga - Kalah lagi di final Liga Champions meninggalkan banyak bekas di pikiran Diego Simeone. Pelatih Atletico Madrid itu pun ingin istirahat untuk memikirkan masa depannya.

Atletico kembali ditaklukkan di final Liga Champions, Minggu 29/5/2016 dinihari WIB. Melawan Real Madrid di San Siro, Atletico kembali dikalahkan dalam adu penalti setelah dimana sebelumnya kedua tim tersebut bermain imbang 1-1 hingga babak pertambahan waktu.

Ini menjadi kekalahan yang kedua bagi Atletico di final Liga Champions dalam tiga tahun terakhir. Dimana bandar taruhan bola terpercaya selama dua tahun lalu, Los Colchoneros juga hanya kembali menjadi runner-up setelah kembali dikalahkan oleh lawan yang sama yaitu Real Madrid dalam laga yang harus dituntaskan lewat perpanjangan waktu.

 Usai kekalahan yang terakhir, Simeone yang masih terkait kontrak hingga 2020 itu mengaku masih ingin mempertimbangkan mesa depannya bersama Atletico Madrid.

Saya berpikir bahwa saya harus memulai berpikir. Ini adalah sebuah pertanyaan yang logis yang anda tanyakan setelah kekalahan seperti yang kami derita hari ini.'' ujar Simeone saat ditanya apakah dirinya sempat berpikir untuk mengundurkan diri.


Atletico Gagal Memanfaatkan Kesempatan Untuk Menjadi Juara

Seputar Bola dan Olahraga - Saya bangga dengan para pemain saya. Sejujurnya, saya mencintai mereka. Jelas bahwa mereka sudah memberikan segalanya dan mereka selalu demikian.'' ungkap Simeone kepada berita adminbola.

Kami memiliki peluang untuk menjadi juara. Kami tidak menganbil kesempatan itu dan kami harus terus bekerja keras, saya juga harus memikirkan bagian saya. Itulah yang saya lakukan sekarang. Yang jelas adalah tidak ada yang mengingat mereka yang kalah. Kalah dua final adalah subuah kegagalan. Kami harus bangkit untuk mengtasi ini dan menyambuhkan luka kami.'' kata Simeone

Selama menangani Atletico sejak 2011, Simeone sudah mengantarkan mereka meraih setiap trofi mayor seperti di La Liga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Liga Europa, dan Piala Super Eropa. Liga Champions menjadi satu-satunya trofi yang belum dimenangi Simeone bersama Atletico.

Saturday, May 28, 2016

Chile Dikalahkan Jamaika Dalam Laga Persahabatan



Seputar Bola dan Olahraga - Chile mendapat hantaman dalam laga persahabatan dalam manghadapi Copa Amerika Centenario. Kampiun Copa America pada tahun 2015 itu kalah dengan skor akhir 1-2 atas Jamaika dalam laga Friendly.

Bertanding di negara sendiri, tepatnya di Estadio Sausalito, Sabtu 28/5/2016 dinihari WIB, dari kabar berita yang telah dirangkum oleh bandar taruhan bola terpercaya tim besutan Juan Antonio Pizzi bahkan harus tertinggal dua gol lebih dulu dari tim tamunya.

Sepuluh menit sebelum turun minum, Clayton Donaldson yang berada tepat di depan gawang melanjutkan sebuah umpan tarik dari sisi kanan pertahanan lawan untuk dapat menjebol gawang Chile dan membawa Jamaika unggul 1-0 atas Chile.

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-52, Joel Grant yang tidak terkawal dengan baik berhasil menanduk sebuah umpan silang yang berada jauh di tiang jauh dan membuat tim arahan Winfried Schafer memperbesar keunggulannya menjadi 2-0.



Nicolas Castillo Pemain Yang Mampu Membobol Gawang Jamaika


Seputar Bola dan Olahraga - Chile sebenarnya memiliki beberapa kesempatan, khususnya setelah dimana mereka telah tertinggal dua gol tanpa balas meski mereka baru mampu merespons saat pertandingan sudah berjalan 81 menit melalui gol dari Nicolas Castillo.

Sebelum memulai kiprahnya pada Copa America Centenario, Chile masih memiliki sata pertandingan Frindly lagi yakni menghadapai Meksiko pada 1 Juni mendatang. Menurut kabar berita dari berita adminbola lima hari setelah itu Chile akan menghadapi Argentina di laga pertama Copa America Centenario.

Sedangkan untuk Jamaika sendiri, hasil ini menjadi modal bagus sebelum menjagal Venezuela pada tanggal 5 Juni mendatang dalam partai pertamanya di Copa America Centenario.

Friday, May 27, 2016

Scholes: Inggris Bisa Menuju Semifinal Piala Europa



Seputar Berita dan Olahraga - Tim nasional Inggris diyakini akan melaju jauh pada ajang Piala Europa 2016. Bukan menjadi kampiun, tetapi The Three Lions disebutkan akan sampai babak empat besar.

Pada kualifikasi Piala Europa, Inggis tampil dengan impresif. Mereka mampu menuai angka sempurna  yaitu 30 poin dari 10 kali pertandingan. Tidak hanya sekedar untuk menang saja, Inggris juga tampil produktif dengan catatan sebanyak 31 gol dan hanya kebobolan tiga gol.

Inggris juga kian diselimuti dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi dengan penampilan yang gemilang para pemain mudanya. Menurut bandar taruhan bola terpercaya salah satu pemain yang paling menonjol adalah Harry Kane yang telah menyumbangkan 25 gol untuk Tottenham Hotspur di Liga Inggris pada musim ini.

Mantan penggawa lini tengah Inggris dan juga pernah bermain untuk Manchester United, Paul Scholes, juga menilai bahwa skuat Tiga Singa akan melaju dengan sangat baik saat bersaing di Liga Prancis pada bulan Juni-Juli mendatang.


Inggris Memiliki Semangat Luar Biasa Menghadapi Euro 


London - Saya sangat antusias lebih dari yang saya rasakan dalam tiga atau empat turnamen sebelumnya. Semangat tim ini sangat luar biasa, saya tidak terpikir kalu tim bisa semangat seperti itu, tetapi para pemain tersebut selalu bersedia untuk terus belajar.'' kata Scholes seperti dikutip berita adminbola.

Mereka merupakan para pemain muda yang berbakat, mereka mendengar apa kata dari pelatih dan bisa saling memahami sesama rekan satu tim. Mungkin kami takkan memenanginya, tetapi mereka tidak jauh dari kemungkinan untuk mencapai babak semifinal saat anda melihat talenta dalam skuat.

Kami mempunyai barisan pemain yang bersemangat dan jika mereka mampu menentukan cara bermain bersama dan membaur maka kami mempunyai sebuah kesempatan besar untuk melaju ke semifinal.'' imbuh mantan penggawa lini tengah Inggris tersebut.

Thursday, May 26, 2016

Xhaka Suka Dengan Gaya Main Inggris



Seputar Berita dan Olagraga - Ada banyak alasan mengapa Granit Xhaka setuju untuk bergabung dengan klub Arsenal. Selain suka dengan gaya permainannya, dia juga suka dengan agresivitas khas sepakbola Inggris.

Xhaka didatangkan oleh Arsenal dari Borussia Moenchengladbach. Kendati nilai transfer Xhaka masih menjadi rahasia. Beberapa media Inggris menyebut angka tersebut mencapai 30 juta poundsterling dan sebagai alat barter pemain berusia 23 tahun tersebut.

Nama Xhaka mulai mencuat ketika dirinya masih memperkuat Basel. Mantan pelatih Basel, Thorsten Fink, peranah menyebutkan kepada bandar taruhan bola terpercaya kalau Xherdan Shaqiri adalah talenta terbaik yang dimiliki Swiss setelah Granit Xhaka.

Ucapan Fink tidak berlebihan. Selama empat musim membela Gladbach, setelah hengkang dari Basel, Xhaka menunjukkan bahwa dirinya sebagai salah satu gelandang paling kompeten di Bundesliga.

Mantan pelatih timnas Swiss, Ottmar Hitzfeld, pernah menyebutnya sebagai '' Bastian Schweinsteiger Muda.'' Mengapa Hitzfeld mengatakan demikian? Sebab, Xhaka tidak hanya mampu menjadi generator lini tengah, tetapi dia juga merupakan penghubung yang baik antara lini belakang dan lini tengah.

Xhaka Memiliki Kemampuan Mendribel Bola 


London - Xhaka mampu menerima bola dari lini belakang dan membawanya sendirian karena dia mempunyai kemampuan mendribel yang sangat baik. Menurut catatan berita adminbola dari total 37 percobaan untuk melewati lawan di Bundesliga musim 2015/2016 Xhaka berhasil melakukannya sebanyak 30 percobaan tersebut dan artinya persentase keberhasilan dribelnya mencapai 81%.

Akurasi operan Xhaka juga sangat baik, yakni mencapai 85%. Dengan demikian, stok gelandang tengah dan gelandang bertahan Arsenal terbilang komplet. Kepergian Mikel Arteta dan Mathieu Flamini teratasi dengan sangat baik. Kini Arsenal memiliki Mohamed Elneny, Francis Coquelin, dan Xhaka sendiri.

Jika Coquelin dikenal kokoh, bagus dalam melakukan blok dan tekel. Xhaka seperti disebutkan di atas juga bisa mengimbangi dangan kemampuan tekniknya. Tetapi jangan salah, Bukan berarti Xhaka tidak menyukai gaya bermain yang agresif mengandalkan adu fisik. Justru karena itulah dia memilih untuk bergabung bersama Arsenal.

Xhaka mengakui kalau di Jerman memang bisa bermain agresif tetapi wasit selalu meniup peluit. Di Inggris, tidak begitu dan itu jauh lebih baik. Saya suka dengan cara Arsenal bermain. Memang disini tidak seperti di negara-negara lainnya, tetapi saya sangat menyukainya.

Tuesday, May 24, 2016

Memphis Menutup Peluang Meninggalkan Manchester United



Seputar Berita dan Olahraga - Memphis Depay menutup peluang meninggalkan Manchester United usai pemecatan Louis van Gaal yang akan digantikan oleh Jose Mourinho. Saat ini Memphis menantikan kerjasama dengan Jose Mourinho.

Winger asal Belanda ini didatangkan oleh Van Gaal pada musim panas lalu usai sempat bekerjasama di tim nasional. Namun, Memphis gagal bersinar di musim peretamanya dan bahkan dirinya tidak masuk dalam skuat final Piala FA, dimana pertandingan itu berhasil dimenangi oleh 'Setan Merah'

Belum lama ini muncul spekulasi bahwa pesepakbola berusia 22 tahun itu akan hengkang. Dalam akaun berbagi fhoto Instagram, Memphis meng-unfollow rekan setimnya. Menurut salah satu media bandar taruhan bola terpercaya, menyebut bahwa ada kemungkinan ini adalah cara Memphis menyuarakan keinginan untuk hengkang. Pemain bernomor punggung 7 itu memang kesulitan untuk menemukan tempat di starting United.

Digandang-gandang untuk menjadi pemain masa depan United, setelah dibeli dari PSV Eindhoven pada musim panas tahun lalu Memphis gagal menunjukkan performa cemerlangnya. Masuknya Anthony Martial menjelang akhir bursa transfer, lalu mencuatnya nama Marcus Rashford membuat Memphis harus menyingkir ke bangku cadangan. Apalagi, Martial dan Rashford terbukti lebih berbahaya dan memiliki ketajaman ketimbang dirinya.

Saat ini Memphis sudah bermain sebanyak 27 kali di Premier League, akan tetapi dirinya hanya mampu mencetak 2 gol, dan mengkreasikan 11 peluang tanpa ada membuat assist.


Kepergian Van Gaal Tidak Berdampak Untuk Memphis


Manchester - Kepergian Van Gaal tidak berdampak apapun untukku. Aku bahagia berada di Manchester United dan klub juga bahagia denganku. Aku tidak merasakan kepergian Van Gaal akan membuat suatu perubahan bagiku.'' ucap Memphis kepada De Telegraaf, seperti dikutif berita adminbola. Saya juga akan tetap berhasil di MU tanpa adanya Van Gaal. Saya bisa berkata seperti itu karena saya percaya dengan diri sendiri dan saya akan bekerja keras untuk itu.

Mantan pemain PSV ini juga mengatakan kalau dirinya tidak tahu apakah dirinya mempunyai hubungan cinta atau benci dengan Van Gaal. Kepergian dia hanyalah hal biasa dalam dunia sepakbola. Semua orang hanya bisa belajar dari situ dan kembali untuk menjadi lebih kuat. Mourinho menjadi calon terkuat menggantikan posisi Van Gaal. Menurut laporan media Inggris Mourinho dan Manchester United akan menggelar pertemuan pada hari ini 24/5/2016.

Saya hanya bertanya kepada mantan pemain Inter Milan, Wesley Snaijder tentang Mourinho apa bila dia menjadi manajer baru.'' sambung Memphis.'' Sepertinya akan sangat menarik, Snaijder sebelumnya pernah mengatakan bahwa Mourinho adalah pelatih terbaik di dunia dan itu merupakan prospek yang sangat bagus.