Tuesday, June 14, 2016

Pabrik Busa di Binjai Terbakar Tiga Karyawan Luka Bakar



Seputar Berita dan Olahraga - Gudang produksi busa PT Pasific Foam di Jalan Soe­karno-Hatta, Km 17, Kelura­han Sumber Karya, Keca­matan Binjai Timur, menda­dak terbakar, Senin 13/6/2016 pukul 12.45 WIB.

Akibat kejadian itu, tiga orang telah dilaporkan mengalami luka bakar dan sesak nafas. Berikut nama tiga orang tersebut, Stel Beni (34), Kiki (25), dan Iwan (28), se­laku manajer dan karyawan di perusahaan terkait. Seluruh korban dilarikan ke RSU La­tersia Kota Binjai, guna men­jalani perawatan medis.

Kebakaran juga mengha­nguskan sebagian besar peralatan, dan bahan baku pembu­atan busa di dalam pabrik. Akibat musibah tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai rarusan juta rupiah.

Informasi dihimpun Seputar Berita dan Olahraga, akibat keba­karan tersebut mem­buat macat arus lalu lintas sepan­jang 200 meter Jalan Soe­karno-Hatta, Simpang Taman Mega­wati Indah itu, diduga dipi­cu percikan bunga api, saat proses pengelasan mesin pe­motong busa.

Saat jam istirahat, ada yang mengelas mesin potong. Seketika itu, percikan bunga api membakar bahan baku pembuatan busa, dan me­nyam­bar peralatan lainnya,” terang salah seorang karya­wan PT Pasific Foam.

Menyadari kobaran api semakin besar, puluhan karya­wan berupaya memadamkan api dengan peralatan seada­nya, sembari melakukan pro­ses evakuasi seluruh barang dan perkakas. Karena seluruh barang di dalam pabrik tergolong bahan yang mudah terba­kar, kobaran api dengan mudah membesar, dan menghanguskan seluruh ba­gian bangunan.

Mengingat kobaran api kian membesar, dan asap se­makin tebal, kami lantas menghubungi pihak Pema­dam Kebakaran Pemerintah Kota Binjai,'' jelas karyawan PT Pasific Foam lainnya.

Pasca musibah itu dila­porkan, dengan cepat empat armada pemadam kebakaran tiba di lokasi. Bersama warga dan karyawan perusahaan terkait, petugas pemadam kebakaran lang­sung berupaya menyemprot­kan air. Akhirnya musibah kebakaran yang turut mem­buat panik warga setempat, akhirnya bisa ditang­gulangi.

Kepala Badan Penang­gu­langan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, M Yus­rizal kepada Seputar Berita dan Olahraga di lokasi kejadian, mengaku kobaran api sepenuhnya sudah bisa dipadamkan. Bahkan ketiga korban yang menga­la­mi luka bakar dan sesak nafas, sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kebakaran diduga terjadi akibat human error. Sebab menurut beberapa saksi mata, sempat ada percikan api dari mesin las yang menyambar busa. Namun untuk lebih pas­tinya, kita serahkan hal itu ke pihak kepolisian,” ungkap Yusrizal.

0 comments:

Post a Comment