Friday, July 15, 2016
Marc Wilmots Diberhentikan Dari Kursi Pelatih
Seputar Berita dan Olahraga - Tim Nasional Belgia tidak dapat mencapai target yang telah diberikan pada Piala Eropa 2016. Atas kegagalan tersebut Marc Wilmots diberhentikan dari posisinya.
Target yang diberikan untuk Piala Eropa tidak tercapai dan Kami perlu momentum yang baru," tutur Presiden Asosiasi Sepakbola Belgia, Francois de Keersmaecker, seperti dikutip berita adminbola.
Wilmots diberhentikan dari kursi pelatih kurang lebih dua minggu sesudah Belgia dikalahkan Wales di perempatfinal Piala Eropa 2016. Dalam laga tersebut, Eden Hazard dkk takluk dengan score 1-3.
Belgia dengan cara total dinilai tampil di bawah performa terbaiknya terhadap pertandingan tersebut. Mereka memulai Piala Eropa bersama kekalahan 0-2 di tangan Italia, walaupun seterusnya top 3-0 dari Republik Irlandia dan mengalahkan Swedia 1-0.
Di fase knock out, Belgia menunjukkan penampakan mengesankan ketika menghajar Hongaria 4-0. Tetapi selanjutnya kalah telak dan tersingkir di tangan Wales. Hasil tersebut dirasa amat sangat mengecewakan sebab Belgia datang dengan skuat bertabur bintang, yang bahkan disebut-sebut juga sebagai 'golden generation' negeri tersebut, bersama komposisi pemain seperti Thibaut Courtois, Toby Alderweireld, Eden Hazard dan Romelu Lukaku.
Kinerja Wilmots sewaktu empat tahun menukangi Timnas Belgia sebenarnya tak dapat dibilang tidak baik. Dari posisi 54 dunia, The Red Devils waktu ini bertengger di posisi dua. Keseluruhan ada 34 kemenangan, delapan kali imbang dan delapan kekalahan didapat dari 51 laga dengan pelatih berumur 47 tahun itu.
Asosiasi Sepakbola Belgia telah menciptakan kesepakatan bersama Marc Wilmots buat menyudahi kontraknya, yang bersi kukuh hingga 2018."
Asosiasi Sepakbola Belgia bakal secepatnya mengawali mekanisme mencari pelatih kepala baru, secara yang transparan. Rencananya yaitu mengawali laga kemudian di bulan September dengan pelatih baru, yang dimulai dengan laga persahabatan bersama Spanyol di Brussels kepada 1 September," lanjut pendapat tersebut.













0 comments:
Post a Comment