Tuesday, July 19, 2016

Ranieri Tidak Merasa Tertekan Mempertahankan Gelar Premier League

Ranieri Tidak Merasa Tertekan Mempertahankan Gelar Premier League


Seputar Berita dan Olahraga - Claudio Ranieri tidak merasa tertekan untuk mempertahankan gelar Premier League yang direbut Leicester City terhadap masa dulu. Tuturnya, tekanan dirasakan oleh manajer-manajer anyar di klub-klub agung.

Sesudah periode dulu mengantarkan Leicester jadi terpandai, Ranieri dapat "dikeroyok" oleh manajer-manajer unggul kepada periode 2016/2017. Pep Guardiola datang buat melatih Manchester City, Antonio Conte diakui buat membangkitkan Chelsea, sedangkan Jose Mourinho dapat berikhtiar untuk menciptakan Manchester United menjadi hebat lagi.

Ranieri percaya manajer-manajer baru itu bakal dituntut buat cepat mendatangkan keberhasilan ke club masing-masing. Aspek itulah yang tuturnya dapat menciptakan Guardiola, Conte, dan Mourinho lebih tertekan daripada beliau.

Kamu bayangkan tim-tim besar yang tidak jagoan, yang tak lolos ke Liga Champions. Mereka dapat menggila waktu ini, mereka mau membunuh. Bukan hanya kami, tetapi seluruh tim lain," tutur Ranieri yang dikutip berita adminbola.

Mereka mempunyai manajer-manajer baru, manajer-manajer luar biasa. Antonio Conte menakjubkan Jose, seluruhnya orang kenal Jose. Pep Guardiola ialah sosok yang fantastis, manajer keren," tambah laki laki asal Italia itu.

Saya tertawa sebab kepada hasilnya hanya satu yang menjadi jagoan. Dan tekanan tiada terhadap saya, namun terhadap mereka," menurutnya.

Leicester City? Beberapa Orang hanya penasaran. Apa yang dapat berlangsung pada Leicester? Apa yang mampu diperbuat Leicester periode depan? Mengulangi periode dulu? Mampu jawara yakni suatu mimpi," papar Ranieri.







0 comments:

Post a Comment